http://ronapanbers.ngeblogs.com/2010/04/14/implementasi-fungsi-manajemen/IMPLEMENTASI FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN
Fungsi-Fungsi Manajemen, Keberhasilan Usaha
Keberhasilan usaha dapat diartikan sebagai suatu kegiatan dengan mengerahkan tenaga dan pikiran agar terjadi perubahan yang lebih baik atau bertambah maju, baik dari segi kualitatif maupun kuantitatif sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Keberhasilan usaha koperasi tidak terlepas dari bagaimana pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen dalam kinerja koperasi tersebut. Jika dianalogikan manajemen merupakan nyawa dari sebuah struktur kelembagaan. Goal dari manajemen adalah kesempurnaan pencapaian tujuan organisasi. Jika dalam sebuah koperasi fungsi-fungsi manajemen telah dilaksanakan dengan tepat, maka hal ini akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan usaha koperasi. Sebaliknya, jika koperasi tidak melaksanakan fungsi-fungsi manajemen sebagaimana mestinya, bukan tidak mungkin koperasi akan menemui masalah serta mengalami kemunduran dalam usahanya. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah pelaksanaan manajemen pada koperasi PKP-RI Kabupaten Wonogiri? (2) Bagaimanakah implementasi fungsi-fungsi manajemen terhadap keberhasilan usaha koperasi PKP-RI Kabupaten Wonogiri? (3) Apa saja kendala yang dihadapi oleh Koperasi PKP-RI Kabupaten Wonogiri dan bagaimana upaya untuk mengatasinya?
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan strategi tunggal terpancang. Artinya memfokuskan pada satu pemecahan masalah yakni implementasi fungsi-fungsi manajemen koperasi dalam keberhasilan usaha koperasi PKP-RI Kabupaten Wonogiri berupa kata-kata tertulis atau lisan dari informan dan perilaku yang diamati secara langsung. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dokumentasi dan observasi. Validitas data dengan menggunakan teknik triangulasi. Teknik triangulasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber. Teknik analisis data dengan menggunakan analisis kualitatif dengan model analisis interaktif yang terdiri dari : pengumpulan data, reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan data yang berhasil dikumpulkan dan dianalisis maka hasil penelitian sebagai berikut : (1) Pelaksanaan manajemen pada koperasi PKP-RI Kabupaten Wonogiri umumnya telah berjalan dengan baik walaupun belum maksimal. Hal ini tampak pada : (a) pengurus : merencanakan dan melaksanakan program kerja yang telah ditetapkan dalam Rapat Anggota, menentukan pelaksanaan atau jalannya koperasi, (b) Pengawas : melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap kehidupan koperasi, (c) Manajer : berperan dalam kegiatan operasional koperasi sekaligus sebagai atasan/pemimpin para karyawan. (2) implementasi fungsi-fungsi manajemen koperasi PKP-RI Kabupaten Wonogiri berjalan dengan cukup baik, terbukti dari : (a) Planning : perencanaan dilaksanakan dengan melibatkan semua komponen koperasi dan memperhatikan syarat-syarat perencanaan yang baik, (b) Organizing : struktur organisasi disusun dan dilaksanakan sebagaimana mestinya, (c) Staffing : perekrutan karyawan disesuaikan dengan kebutuhan koperasi dan kemampuan yang dimiliki karyawan, (d) Directing : pola kepemimpinan yang diterapkan adalah kepemimpinan demokratis, (e) Coordinating : koordinasi rutin dilaksanakan oleh pengurus, pengawas, manajer untuk merencanakan, membahas, maupun mengadakan koreksi terhadap kinerja koperasi, (f) Controlling : pengawasan rutin dilakukan tiga bulan sekali. (3) Meskipun demikian, implementasi fungsi-fungsi manajemen dalam keberhasilan usaha koperasi PKP-RI Kabupaten Wonogiri tidak lepas dari berbagai hambatan antara lain : kurangnya kemampuan dalam manajemen bisnis, belum maksimalnya pelaksanaan fungsi directing pada koperasi PKP-RI Kabupaten Wonogiri sehingga menyebabkan kinarja karyawan menjadi kurang optimal, serta banyaknya pesaing bisnis bagi koperasi PKP-RI kabupaten Wonogiri.
Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini yaitu : (1) Pengurus, pengawas, dan manajer untuk berupaya meningkatkan kembali kemampuan manajerial terutama manajemen bisnis, selain itu perlu dimaksimalkan kembali pelaksanaan fungsi directing karena hal ini akan berpengaruh pada kinerja karyawan, (2) karyawan hendaknya berusaha untuk meningkatkan kembali kreatifitas mereka dalam bekerja dan tidak mengesampingkan prestasi kerja, (3) anggota harus meningkatkan kembali semangat kebersamaan dan kesadaran mereka akan arti penting partisipasi anggota dalam keberhasilan koperasi.